Makanan Yang Menyehatkan Jantung Anda



Makanan Yang Menyehatkan Jantung Anda

Jantung adalah salah satu organ tubuh yang ada didalam tubuh manusia yang mempunyai peranan vital terhadap kesehatan tubuh. Sama halnya dengan organ tubuh yang lainnya, jantung juga harus dijaga karena ia juga rentan terhadap berabagai gangguan penyakit. Pola makan yang tidak sehat merupakan salah satu dari sekian banyak faktor yang dapat memengeruhi kesehatan jantung.

Dengan mengonsumsi makanan yang tepat dan juga sehat, hal itu setidaknya dapat memperkecil risiko seseorang untuk mengalami gangguan kesehatan jantung. Tahukah Anda apa saja jenis makanan tersebut? Berikut ini telah kami rangkum untuk Anda mengenai 7 makanan yang dapat menyehatkan jantung Anda.

 1. Ikan salmon
Seperti yang kita ketahui bersama bahwa didalam ikan salmon terdapat kandungan asam lemak omega 3 yang mana hal tersebut dapat bermanfaat untuk menjaga kesehatan jantung Anda.

2. Bayam
Jenis sayuran berdaun hijau ini mempunyai kandungan zat besi yang cukup tinggi, vitamin C, vitamin A, dan juga magenesium. Semua kandungan nutrisi tersebut mempunyai pengaruh yang kuat agar jantung Anda tetap sehat. Cari tahu yuk, manfaat bayam yang lainnya di 9 manfaat bayam terhadap kesehatan

3. Kacang kenari
Kacang kenari rupanya kaya akan kandungan asam lemak omega 3, vitamin E, serat, dan folat. Makan kacang kenari secara teratur mampu melindungi kesehatan jantung Anda serta memberikan nutrisi yang cukup baik terhadap jantung Anda.

4. Blueberry
Zat antioksidan serta kandungan vitamin C didalam blueberry cukup tinggi sehingga blueberry dapat menjadi makanan super menyehatkan untuk jantung Anda. Selain itu, kandungan nutrisi yang lainnya juga dapat meringankan kram jantung sarta baik untuk sistem pencernaan Anda.



5. Oatmeal
Oatmeal adalah salah satu makanan lezat yang banyak mengandung asam lemak omega 3, folat, dan juga potasium. Selain mempunyai manfaat yang luar biasa untuk kesehatan jantung Anda, makan oatmeal juga dapat mengurangi kadar kolesterol serta menjaga arteri supaya tetap sehat.

6. Kacang-kacangan

Hampir semua jenis kacang-kacangan terutama kacang merah dapat menjadi sumber makanan yang sehat untuk jantung Anda. Hal ini dikarenakan kacang merah kaya akan vitamin B, zat besi, dan kalsium yang mampu menghilangkan tekanan di jantung.

7. Asparagus
Asparagus termasuk kedalam jenis sayur-sayuran yang bentuknya tipis dan kaya akan zat anti-inflamasi seperti vitamin C dan vitamin D yang baik untuk organ jantung Anda. Untuk lebih jelasnya tentang makanan yang satu ini, Anda bisa membacanya artikelnya secara lengkap di manfaat asparagus untuk kesehatan

Nah, itulah 7 makanan sehat untuk jantung Anda. Daripada dikemudian hari menderita penyakit jantung, lebih baik konsumsi saja makanan menyehatkan ini. Semoga bermanfaat dan selamat menikmati makanan sehatnya ya!

Tips Menjaga Kesehatan Jantung


Jantung merupakan organ pokok yang memegang kendali peredaran darah didalam tubuh. Jika jantung mengalami masalah, tentunya tubuh akan mengalami masalah pula. Bahkan, banyak orang yang meninggal akibat gangguan yang dialaminya pada organ jantung. Biasanya, penyakit jantung kerap menghampiri manusia yang mengabaikan kesehehatan jantungnya.

Sebelum anda benar – benar terserang gangguan pada organ jantung, disini saya akan berbagi kepada anda mengenai tips untuk menjaga kesehatan jantung.
Cara Menjaga Kesehatan Jantung

Penyakit jantung adalah salah satu jenis penyakit yang sangat berbahaya dan dapat mengancam nyawa. Karena itu menjaga kesehatan organ jantung anda sangatlah penting. Berikut ini ada beberapa langkah yang bisa dilakukan untuk membuat jantung agar tetap sehat.

Rajin Berolahraga

Cara pertama yang harus anda lakukan untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan rajin berolahraga. Selain membuat badan menjadi bugar, olahraga ternyata juga mampu menjaga kesehatan jantung. Olahraga yang ampuh untuk menjaga kesehatan jantung adalah olahraga yang ringan seperti lari kecil, jalan – jalan, bersepeda, jalan cepat dan lain – lain. Lakukan aktivitas olahraga ini setiap hari. Jika sudah rutin menjalankannya, tak hanya jantung yang akan sehat, organ inti seperti paru – paru juga akan menjadi semakin sehat.

Jauhi Rokok

Rokok memang menimbulkan banyak masalah bagi kesehatan. Selain tidak bagus untuk kesehatan paru-paru, merokok juga tidak baik untuk kesehatan jantung. Kandungan zat – zat beracunnya sedikit demi sedikit akan merusak organ – organ penting dalam tubuh seperti jantung dan paru – paru. Meski efeknya tidak secara langsung, namun rokok memang sudah terbukti menimbulkan berbagai masalah kesehatan. Daripada uang anda gunakan untuk membeli rokok yang kemudian akan memberi dampak buruk bagi tubuh, sebaiknya anda gunakan untuk membeli buah – buahan saja. buah seperti buah delima, jeruk dan apel merupakan buah yang kaya antioksidan. Kandungan itulah yang mampu menjaga kesehatan jantung manusia.

Hindari Makanan Berlemak

Cara ketiga untuk menjaga kesehatan jantung adalah dengan cara menghindari makanan yang banyak mengandung lemak. Lemak jahat yang banyak dikandung oleh makanan berminyak akan menyumbat pembuluh darah yang digunakan sebagai akses utama darah untuk menuju jantung. Selain itu, lemak juga akan membuat kadar kolesterol seseorang menjadi meningkat. Tentu kedua hal tersebut sangat berbahaya untuk kesehatan tubuh manusia. Karena itulah, hindarilah makanan yang mengandung banyak lemak jahat seperti bebek goreng, gorengan dan makanan – makanan lain yang mengandung banyak minyak.

Menjaga Berat Badan Ideal

Kelebihan berat badan memang akan menimbulkan banyak penyakit. Salah satu penyakit yang disebabkan oleh obesitas adalah penyakit jantung. Tumpukan lemak yang berlebihan di seluruh tubuh membuat jantung tidak dapat bekerja secara maksimal. Hal ini kemudian akan terjadi terus menerus hingga orang tersebut menyadari bahwa ia memiliki penyakit jantung yang sudah mulai memasuki tahap bahaya.

Konsumsi Air Putih

Untuk menjaga agar jantung tetap sehat, anda juga dapat melakukannya dengan mengkonsumsi air putih dengan jumlah yang lebih banyak dari biasanya. jika biasanya anda meminum air putih sebanyak 8 gelas, maka mulai sekarang biasakan minum air putih minimal 8 gelas setiap harinya. Lakukan kebiasaan tersebut settiap hari agar anda dapat merasa selalu sehat dan segar.

Perbanyak Senyum

Langkah selanjutnya untuk menjaga agar jantung tetap sehat adalah dengan cara memperbanyak senyum. Dengan tersenyum, pembuluh darah dalam tubuh akan membuka lebih lebar lagi. Hal ini kemudian memungkinkan darah untuk bebas mengalir ke jantung tanpa suatu hambatan tertentu.

Demikianlah beberapa tips yang perlu anda coba untuk menjaga kesehatan jantung. Ingatlah bahwa mencegah lebih baik daripada mengobati. Karena itulah jagalah kesehatan jantung anda sebelum penyakit jantung benar – benar menyerang anda.

Mengenal Penyakit Flek Paru-Paru Pada Bayi


Virus ditularkan oleh orang yang telah terkena flek (radang) paru-paru kepada bayi. Tidak mungkin ditularkan oleh kucing atau anjing. Bukan juga karena debu atau polusi, seperti kebanyakan orang bilang. Dokter mengatakan, tidak ada penyebab lain selain daripada manusia yang menularkan virus tersebut.
Mereka yang menularkannya mempunyai ciri-ciri sebagai berikut: terlalu kurus, sering merokok baik itu perokok berat atau ringan, sering demam, sering batuk pilek.

Rokok adalah sumber utama darimana flek berasal. Orang yang sering merokok baik perokok pasif atau aktif, kemungkinan memiliki penyakit ini, terutama bila sering mengalami sesak napas. Gejala sesak napas ini jika dibiarkan akan menjadi tuberculosis, yang mana gejala awal (flek) hanya merupakan tuberculosis ringan yang masih mudah untuk diobati meskipun memakan waktu berbulan-bulan.

Orang yang sering merokok kebanyakan bertubuh kurus, dan yang dimaksud sering demam ialah dalam waktu satu bulan pasti mengalami demam atau batuk atau pilek.

Pengobatannya juga tidak sederhana, memakan banyak biaya untuk obat yang berasal dari luar (bukan lokal). Bayi yang terkena flek akan memakan obat selama enam bulan, untuk yang tahap ringan. Untuk tahap berat bisa sampai satu tahun atau dua belas bulan. Selalu untuk kelipatan tiga, yaitu enam bulan, sembilan bulan, atau diobati selama dua belas bulan. Tidak ada diobati selama tujuh bulan atau delapan bulan.

Obatnya sendiri sebaiknya produksi Sandoz, yang lebih menyerap ke dalam tubuhnya. Ada dua macam, Rifampicin dan INH.

Selama minum obat, bayi akan lebih mudah lesu, mual dan susah buang air besar. Oleh sebab itu, harus diperhatikan sungguh-sungguh gizinya selama masa pengobatan.

Aturan minumnya: satu kali sehari. Setelah minum, tidak boleh makan selama tiga jam, untuk penyerapan obat secara sempurna.

Demam Anak 5 Hari Lebih, Waspada Pneumonia


Pneumonia atau radang paru ternyata banyak menyerang anak-anak. Para orangtua harus waspada terhadap gejala yang muncul, karena penyakit ini dapat menimbulkan kematian.

Penyakit radang paru ini disebabkan oleh dua hal, virus atau bakteri. Keduanya sama-sama mematikan. Para orangtua harus lebih peka terhadap gejala dari pneumonia pada anak. “Pneumonia ini berupa infeksi yang terjadi pada saluran pernafasan bawah, para orangtua harus memperhatikan gejalanya. Apabila anak mengalami batuk, pilek dan demam lebih dari 5 hari dan disertai dengan sesak, segera bawa ke dokter,” ungkap dr. Elina Waiman, SpA, spesialis anak dalam wawancara eksklusif dengan Okezone, di Rumah Sakit Awal Bros, Tangerang.

dr. Elina juga menambahkan, Anda bisa mengenali gejala sesak yang terjadi pada anak. “Jika anak di bawah dua bulan, pernafasan normalnya di bawah 60 kali permenit, anak dua bulan hingga satu tahun pernafasan normalnya di bawah 50 kali per menit, dan anak berusia satu hingga lima tahun pernafasan normalnya 40 kali per menit.”

Nafas sesak tersebut akan mengakibatkan anak mengalami nafas cepat. Ini dikarenakan tubuh kekurangan oksigen akibat saluran pernafasan yang meradang. “Nafas cepat bisa berupa nafas cuping hidung, yaitu hidung anak jadi kembang kempis, dan munculnya cekungan pada tulang dada atas atau bawah iga,” tutup dr. Elina.

sumber: health.okezone.com

Radang Paru pada Bayi, Harus Cepat Ditangani


Namanya terdengar keren, pneumonia, tapi tak seindah namanya, ia sering dikaitkan dengan dampak ‘mengerikan’. Faktanya, pneumonia (radang paru) masih menjadi penyebab kematian terbesar bagi bayi dan balita di seluruh dunia, utamanya bayi di bawah usia enam bulan.

Kenali ciri-cirinya!

Radang paru-paru merupakan suatu infeksi akut parenkim paru yang meliputi alveolus dan jaringan pendukung paru lainnya, yang disebabkan oleh infeksi bakteri, virus atau jamur. Ia bisa menyerang siapa saja, bayi neonatus (bayi baru lahir) hingga orang dewasa sekalipun.

Sayangnya, bila radang paru menimpa bayi baru lahir, akibatnya bisa sangat fatal bila tak segera ditangani. Seperti apa sih ciri-cirinya?

“Pada bayi yang baru lahir ciri-ciri radang paru-paru yang sering dijumpai berupa sesak nafas dan merintih. Bisa juga terjadi sesak nafas hebat, retraksi (penarikan dinding dada) sebagai usaha tambahan untuk menghirup oksigen, merintih, terkadang disertai dengan biru (sianosis) di sekitar bibir dan ujung-ujung jari,” buka dr. Fahrul W. Arbi, SpA, dari Rumah Sakit Ibu dan Anak Budi Kemuliaan.

Usia di atas 3 Bulan: demam dan sesak Nafas

Rupanya, manifestasi klinis akibat radang paru berbeda-beda, berdasarkan kelompok usia tertentu. Pada bayi di atas usia 3 bulan, jarang ditemui ciri-ciri bayi merintih. “Yang sering terjadi umumnya adalah panas (demam), kemudian sesak nafas, retraksi, gelisah (rewel), batuk dan frekuensi nafasnya lebih dari normal,” tambah dr. Fahrul.

Radang paru-paru pada si kecil bisa saja disertai muntah. Namun, muntah yang terjadi adalah akibat batuknya yang terus menerus terjadi. Menurut dr. Fahrul, sebenarnya batuk adalah reflek pertahanan tubuh di saluran pernafasan kita untuk mengatasi rasa tidak nyaman.

“Kalau batuknya sering, isi perutnya bisa keluar semua, kan? Makanya bisa muntah. Namun, muntah sendiri bukanlah sebuah gejala dari radang paru-paru. Jadi untuk para ibu jangan sampai salah mendeteksi,” imbaunya.

Berikan obat penurun panas

Bila si kecil menunjukkan tanda-tanda panas (demam), tindakan sementara untuk mengatasinya adalah Moms dapat memberikan obat penurun panas dulu. “Perhatikan pula bajunya. Jika si kecil memakai baju yang tebal saat badannya panas, harus diganti dengan baju yang tipis. Selanjutnya segera mencari pertolongan ke rumah sakit terdekat,” saran dr. Fahrul.

Ya, penanganan radang paru pada bayi tidak bisa ditunda, harus segera ditolong oleh dokter. Pasalnya, bila ditunda, infeksi tersebut bisa menyebar. “Infeksinya bisa menyebar ke mana-mana. Bisa menjadi meningitis, infeksi darah, terakhir bisa menjadi infeksi menyeluruh ke seluruh tubuh,” tegas dr. Fahrul lagi.

Si faktor pencetus

Ada tiga hal penting mengapa si kecil atau orang dewasa bisa terkena sebuah penyakit. Pertama, faktor host (kemampuan kekebalan tubuh kita sendiri). Kedua, faktor environment (lingkungan). Ketiga, faktor agent penyebabnya (kuman, bakteri, virus, jamur dan lain-lain).

“Jika terjadi ketidakseimbangan dari ketiga faktor tersebut, maka seseorang atau bayi bisa terkena penyakit atau infeksi. Hal yang paling sering dijumpai adalah karena si kecil tertular oleh temannya, orang tua atau orang yang ada di sekelilingnya,” dr. Fahrul menyimpulkan.

Itulah sebabnya, sangat penting untuk menjauhkan bayi dari orang yang sedang sakit, walau batuk pilek sekalipun. “Penularan radang paru-paru pada bayi dari orang dewasa dapat terjadi walau si orang dewasa ini tidak terkena radang paru-paru, mungkin hanya batuk dan pilek biasa saja. Namun pada bayi, penyakit itu bisa jadi berat, karena dia masih sangat rentan,” papar dr. Fahrul.

Selain itu, faktor lingkungan juga bisa memengaruhi kesehatan bayi. Lingkungan yang kurang sehat, misalnya banyak allergen, bisa memperburuk kondisinya. “Lingkungan yang pengap bisa menyebabkan bayi batuk. Tapi, terkadang hal itu hanya alergi biasa saja, bukan karena infeksi,” katanya. Ia melanjutkan, “perbedaannya, pada alergi sering timbul batuk tapi tidak panas, kecuali jika ada infeksi baru disertai panas.”

Cegah dengan vaksinasi IPD

Perlu Moms ketahui, radang paru-paru bisa terjadi lagi (kambuh) pada si kecil jika tidak menjaga kesehatan tubuh, lingkungan dan asupan gizinya.

Itulah sebabnya, kita perlu mencegah hal itu terulang lagi. Salah satu caranya melalui vaksinasi. “Saat ini pneumonia dapat dicegah dengan vaksinasi IPD (Invasive Pneumococcal Disease) untuk infeksi karena Pneumococcus, dan dengan Vaksin Hib (Haemophilus Influenzae type B) untuk penyebab radang paru-paru dari virus influenza. Vaksin ini dapat diberikan sejak usia dua bulan dan dapat ditanyakan pada dokter tempat anak Ibu kontrol,” urai dr. Fahrul.

Berpengaruh pada berat badan

Jika si kecil terkena radang paru-paru hanya sesekali saja, Moms tak perlu terlalu khawatir dengan tumbuh kembangnya. “Kekhawatiran akan timbul jika sering sekali terkena radang paru-paru, akibatnya ia sering sakit. Maka asupan yang ia konsumsi baik berupa makanan atau ASI dari ibunya akan digunakan tubuh untuk mengatasi infeksi tersebut. Pasalnya kebutuhan energi pada bayi saat terserang penyakit selain digunakan untuk mengatasi penyakitnya juga untuk tumbuh kembangnya,” jelas Dokter yang ramah ini.

Sehingga, menurut dr. Fahrul, bila anak terkena infeksi paru-paru yang berulang pada akhirnya bisa berdampak pada gangguan tumbuh kembangnya. “Jika ini terjadi terus-menerus dapat mengganggu berat badannya – berat badannya tidak naik. Tapi kalau hanya terjadi sesekali sih tidak,” ia menenangkan.

Agar anak terhindar dari radang paru

1. Perhatikan tumbuh kembang si kecil. Kapan harus datang untuk kunjungan rutin ke dokter anak.

2. Ikuti jadwal imunisasi. Tanyakan pada dokter anak kapan waktunya diberikan vaksin untuk mencegah pneumonia.

3. Hindari bayi dari orang-orang yang sedang flu, pilek, demam atau batuk bersin. Jika orangtua sedang sakit, jangan tidur satu kamar dengan bayi. Gunakan masker untuk mencegah bayi tertular.

4. Jika bayi pernah terkena radang paru-paru, cegahlah dengan menjaga kebersihan diri, asupan dan lingkungan. Jika tidak enak badan (demam) jangan memberikan makanan dingin (es), coklat dan kacang-kacangan. Hindari pula santan serta goreng-gorengan.

5. Selalu sediakan obat penurun panas anak di rumah.

6. Jagalah kebersihan AC. Jika memakai kipas angin, jangan langsung diarahkan ke tubuh bayi atau dipantulkan ke dinding. Karena debu bisa berterbangan ke mana-mana. Alangkah baiknya jika Moms menggunakan exhaust.

sumber: lifestyle.okezone.com

9 Gangguan Jantung Yang Wajib Anda Ketahui


Penyakit jantung banyak sekali macamnya. Para penderitanya juga seringkali terkena lebih dari satu gangguan (komplikasi). Berikut adalah beberapa jenis penyakit jantung yang perlu Anda diketahui. Daftar ini hanyalah sebagian dari belasan jenis gangguan jantung lain yang dapat mengancam kita.

1. Aterosklerosis.

Aterosklerosis adalah penebalan dinding arteri sebelah dalam karena endapan plak (lemak, kolesterol dan buangan sel lainnya) sehingga menghambat dan menyumbat pasokan darah ke sel-sel otot. Aterosklerosis dapat terjadi di seluruh bagian tubuh. Bila terjadi pada dinding arteri jantung, maka disebut penyakit jantung koroner (coronary artery disease) atau penyakit jantung iskemik.

Aterosklerosis berlangsung menahun dan menimbulkan banyak gangguan penyakit. Aterosklerosis dimulai dari adanya lesi dan retakan pada dinding pembuluh darah, terutama karena adanya tekanan kuat pada pembuluh jantung. Pada tahap berikutnya, tubuh berusaha memulihkan diri dengan menempatkan zat-zat lemak ke dalam pembuluh darah untuk menutup keretakan. Lambat laun, karena proses peretakan dan penutupan yang berulang, zat-zat lemak itu bisa menutup pembuluh jantung.

Salah satu gejala aterosklerosis jantung adalah Angina pektoris, yaitu rasa nyeri/tidak enak di daerah jantung dan dada karena berkurangnya pasokan darah ke otot jantung. Angina bisa terjadi baik saat beraktivitas fisik maupun beristirahat. Bila berlanjut, angina bisa berkembang menjadi infark miokard akut yang berbahaya.

2. Infark Miokard Akut

Infark miokard adalah kematian otot jantung karena penyumbatan pada arteri koroner. Otot-otot jantung yang tidak tersuplai darah akan mengalami kerusakan atau kematian mendadak.

3. Kardiomiopati

Kardiomiopati adalah kerusakan/gangguan otot jantung sehingga menyebabkan dinding-dinding jantung tidak bergerak sempurna dalam menyedot dan memompa darah. Penderita kardiomiopati seringkali berisiko terkena arritmia dan gagal jantung mendadak. Kardiomiopati masih dibagi lagi jenisnya menjadi kardiomipati kongestif, hipertrofik, restriktif dan peripartum.

4. Arritmia

Arritmia berarti irama jantung tidak normal, yang bisa disebabkan oleh gangguan rangsang dan penghantaran rangsang jantung ringan maupun berat.

5. Gagal Jantung Kongestif.

Gagal jantung adalah ketidakmampuan jantung untuk memompa darah secara efektif ke seluruh tubuh. Jantung dikatakan gagal bukan karena berhenti bekerja, namun karena tidak memompa sekuat yang seharusnya. Sebagai dampaknya, darah bisa berbalik ke paru-paru dan bagian tubuh lainnya.

6. Fibrilasi Atrial

Fibrilasi atrial adalah gangguan ritme listik jantung yang mengganggu atrial. Gangguan impuls listrik ini menyebabkan kontraksi otot jantung tidak beraturan dan memompa darah secara tidak efisien. Akibatnya, atrium jantung tidak sepenuhnya mengosongkan darah menuju ke serambi (ventrikel). Fibrilasi atrial biasanya terkait dengan banyak gangguan jantung lainnya, termasuk kardiomiopati, koroner, hipertropi ventrikel, dll. Hipertiroid dan keracunan alkohol juga bisa menyebabkan fibrilasi atrial.

7. Inflamasi Jantung

Inflamasi jantung dapat terjadi pada dinding jantung (miokarditis), selaput yang menyelimuti jantung (perikarditis), atau bagian dalam (endokarditis). Inflamasi jantung dapat disebabkan oleh racun maupun infeksi.

8. Penyakit Jantung Rematik

Penyakit jantung rematik adalah kerusakan pada katup jantung karena demam rematik, yang disebabkan oleh bakteri streptokokus.

9. Kelainan Katup Jantung

Katup jantung berfungsi mengendalikan arah aliran darah dalam jantung. Kelainan katup jantung yang dapat mengganggu aliran tersebut, antara lain karena pengecilan (stenosis), kebocoran (regurgiasi), atau tidak menutup sempurna (prolapsis). Kelainan katup dapat terjadi sebagai bawaan lahir maupun karena infeksi dan efek samping pengobatan.

Gejala-Gejala Umum Penyakit Jantung


Pada dasarnya, gejala-gejala umum yang dialami orang yang mengalami penyakit jantung disebabkan kurangnya jumlah darah yang memasok oksigen ke jantung akibat fungsi jantung yang terganggu.

Gejala-gejala tersebut antara lain:
  • Angina - Adalah rasa nyeri atau ditekan di bagian dada.
  • Aritmia - Adalah istilah yang digunakan untuk menunjukkan kondisi berupa gangguan irama jantung yang dapat menyebabkan palpitasi (denyut jantung yang abnormal).
Angina dan aritmia disebabkan kurangnya pasokan darah yang membawa oksigen ke otot jantung. Biasanya diikuti oleh gejala lain seperti pusing, letih yang berkepanjangan, mual, berkeringat dingin, dan sesak nafas.

Gejala-gejala tersebut dapat menjadi peringatan awal akan resiko serangan jantung. Sayangnya, mereka yang mengalami gejala-gejala tersebut sering kali menganggapnya sebagai masuk angin biasa, inilah yang sering membuat pertolongan pertama menjadi terlambat dan sangat merugikan akibatnya, mengapa?

Ketika serangan jantung (myocardial infarction) berlangsung, otot-otot jantung akan mati sewaktu tidak mendapatkan darah. Dan tidak seperti jaringan yang lain, otot jantung tidak dapat mengalami regenerasi.

Karena itu semakin lama serangannya dan tidak segera ditangani, maka semakin banyak juga kerusakan permanen pada otot-otot jantung dan bahkan jika terus dibiarkan dapat mengalami kematian.

Sewaktu gejala-gejala serangan jantung timbul, sangatlah penting untuk langsung mencari bantuan medis karena resiko kematian terbesar adalah dalam kurun waktu satu jam setelah terjadi serangan.

Perawatan yang cepat dapat menyelamatkan otot jantung dari kerusakan yang tidak dapat diperbaiki. Semakin banyak otot jantung yang terselamatkan, semakin efektif jantung akan kembali memompa setelah serangan.

Mengingat bahaya penyakit jantung yang mengancam kehidupan, mencegah atau mengurangi resiko penyakit jantung adalah cara yang terbaik, selain dengan menjaga pola makan dan olah raga teratur, mengkonsumsi suplemen herbal sangat membantu.

Ingin Langsing? Ini Panduan Konsumsi Karbohidrat yang Sehat


Diet karbo bukan berarti Anda sama sekali tidak menyentuh makanan yang mengandung karbohidrat. Meski ingin langsing, tapi karbohidrat tetap harus dikonsumsi. Cara yang tepat adalah mengurangi asupannya dan memilih jenis karbohidrat dengan lebih selektif. Dirangkum Glamour, berikut ini panduan karbohidrat yang sehat dikonsumsi.

Nasi Merah
Nasi merah dapat menggantikan peranan nasi putih jika Anda ingin menurunkan berat badan dengan perlahan tanpa mengagetkan sistem kerja tubuh. Ada sedikit kandungan protein dari nasi ini yang juga bagus untuk kesuksesan diet.

Bubur Gandum
Bubur gandum akan dikonsumsi tubuh dengan perlahan, sehingga kita tidak cepat lapar. Ia juga membantu menurunkan kolesterol buruk dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Pasta Gandum
Gandum utuh yang terdapat dalam jenis roti hingga pasta juga berfungsi sama. Namun untuk porsi, harus lebih hati-hati, karena jika dikonsumsi berlebihan, tidak ada bedanya dengan makan biasa.

Protein
Ingat selalu untuk memasukkan porsi protein secukupnya dalam setiap konsumsi karbohidrat. Hal ini membantu tubuh membangun massa otot, mengurangi rasa lapar dan merasa kenyang lebih lama.

Kacang-kacangan
Selain protein hewani, kacang-kacangan dapat menjadi teman karbohidrat yang tepat. Selain mengandung jenis karbohidrat kompleks, ia juga sumber serat dan protein yang baik.

Ubi
Karbohidrat yang baik adalah yang jenisnya kompleks. Ia dibakar oleh tubuh menjadi energi yang stabil, menyeimbangkan tingkat gula darah dan membuat kita kenyang lebih lama. Hal ini bisa didapat dari konsumsi ubi-ubian yang juga banyak mengandung vitamin B.

sumber: wolipop.detik.com